METODE SEMI AVERAGE
Analisa Deret Berkala
Hallo guys... aku rubby, nah.. di blog aku kali ini aku akan membahas tentang metode semi average tapi sebelum membahas tentang
metode semi average ada baiknya terlebih dahulu kita mempelajari
tentang Analisa Deret Berkala.
v Pengertian Analisa Deret Berkala
Analisa deret berkala merupakan data yang
dikumpulkan dari waktu ke waktu untuk menggambarkan perkembangan suatu kegiatan
(perkembangan produksi, harga, hasil, penjualan, jumlah penduduk, jumlah
kecelakaan, jumlah kejahatan) atau serangkaian data yang terdiri dari variable
Yi yang merupakan serangkaian
hasil observasi dan fungsi dari variabel Xi yang merupakan
variabel waktu yang bergerak secara seragam dan ke arah yang sama, dari waktu
yang lampau ke waktu yang mendatang. Dalam analisis ekonomi dan lingkungan
bisnis biasanya analisa deret berkala digunakan untuk meramal
(forecasting ) nilai suatu variabel pada masa lalu dan masa yang akan
datang berdasarkan pada kecenderungan dari perubahan nilai variabel tersebut.
Analisa deret berkala (time
series) juga merupakan suatu analisis yang berdasarkan hasil ramalan yang
disusun atas pola hubungan antara variabel yang dicari dengan variabel waktu
yang mempengaruhinya. Pendugaan masa depan dilakukan berdasarkan nilai masa
lalu dari suatu variabel.
v Analisa deret berkala bertujuan untuk;
1.
Mengetahui kecenderungan
nilai suatu variabel dari waktu ke waktu.
2.
Meramal (forecasting) nilai
suatu variabel pada suatu waktu tertentu.
v Komponen
Deret Berkala
Analisis
deret berkala atau time series meliputi identifikasi komponen-komponen yang
menyebabkan terjadinya fluktuasi dalam serangkaian data historis. Komponen-komponen
dari time series sebagai berikut:
1.
Trend
(T) atau Trend Sekuler
Trend atau
trend sekuler adalah gerakan berjangka panjang yang menunjukkan adanya
kecenderungan kenaikan dan penurunan secara keseluruhan. Gerakannya lamban
seolah-olah alun ombak dan berkecenderungan menuju ke satu arah, arah menaik
atau menurun.Komponen trend ini dapat ditunjukkan dengan garis regresi yang
bersesuaian dengan titik-titik time series baik yang memiliki slope (sudut)
positif maupun negatif.
2.
Seasonal
(S) atau Variasi Musim
Komponen
seasonal atau musiman juga merupakan fluktuasi periodik, tetapi periode
waktunya sangat singkat yaitu satu tahun atau kurang atau ayunan sekitar trend
yang bersifat musiman serta kurang lebih teratur. Sebagai contoh, biro perjalanan
pada saat liburan sekolah, toko kelontong
pada saat gajian para pegawai, dsb.
3.
Siklikal
atau variasi Siklik
Komponen
siklikal adalah fluktuasi pada time series yang berulang sepanjang waktu,
dengan periode lebih dari satu tahun antara satu puncak (peak) ke puncak
berikutnya atau ayunan trend yang lebih berjangka panjang dan agak lebih tidak
teratur. Siklus bisnis adalah sebuah contoh dari fluktuasi jenis ini.
Kadang-kadang, siklus dapat terjadi dalam ribuan tahun, misalnya temperatur
global merupakan sikuls 100,000 tahunan.
4.
Variasi
Random/Residu
Komponen
ini memperlihatkan fluktuasi yang random atau “noise” sebagai akibat
adanya suatu perubahan yang mendadak atau gerakan yang tidak teratur sama
sekali, misalnya mogok kerja, embargo minyak, kesalahan fungsi peralatan, atau
kejadian lainnya baik yang menguntungkan maupun yang merugikan. Variasi random
ini dapat menyulitkan kita dalam mengidentifikasi efek dari komponen yang lain
(trend, siklus, dan musim).
v Komponen
Deret Berkala Sebagai Bentuk Perubahan :
Gerakan/variasi dari data berkala terdiri dari empat
komponen sebagai berikut
1.
Gerakan trend jangka
panjang atau trend sekuler (Long term movement or secular trend) yaitu suatu
gerakan (garis atau kurva yang halus) yang menunjukkan arah perkembangan secara
umum, arah menaik atau menurun.
·
Trend sekuler umumnya
meliputi gerakan yang lainnya sekitar 10 tahun atau lebih
·
Garis trend sangat
berguna untuk membuat ramalan yang sangat diperlukan bagi perencanaan. Misalnya:
1. Menggambarkan
hasil penjualan
2. Jumlah
peserta KB
3. Perkembangan
produksi harga
4. Volume
penjualan dari waktu ke waktu (dll)
Analisis
trend merupakan suatu metode analisis statistika yang ditujukan untuk
melakukan suatu estimasi atau peramalan pada masa yang akan datang. Untuk
melakukan peramalan dengan baik maka dibutuhkan berbagai macam informasi (data)
yang cukup banyak dan diamati dalam periode waktu yang relatif cukup panjang,
sehingga hasil analisis tersebut dapat mengetahui sampai berapa besar fluktuasi
yang terjadi dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi terhadap perubahan
tersebut.
2.
Gerakan/variasi siklik atau siklus (Cyclical movement or variation) yaitu
gerakan/ variasi jangka panjang di sekitar garis trend (berlaku untuk data
tahunan)
·
Gerkan siklik bisa
terulang setelah jangka waktu tertentu (setiap 3 tahun, 5 tahun atau lebih),
bisa juga tidak terulang dalam jangka waktu yang sama.
·
Variasi siklik
berlangsung selama lebih dari setahun dan tidak pernah variasi tersbut
memperlihatkan pola yang tertentu mengenai gelombangnya.
·
Gerakan siklik yang
sempurna umumnya meliputi fase-fase pemulihan (recovery), kemakmuran
(prosperity), kemunduran / resesi (recession) dan depresi (depression).

3. Gerakan/variasi musiman (Seasonal movement or variations), yaitu gerakan yang mempunyai pola tetap atau berulang-ulang secara teratur selama kurang lebih setahun. Misalnya:
·
Kondisi alam seperti iklim, hujan, sinar
matahari, tingkat kelembaban, angin, tanah dll merupakan penyebab terjadinya
variasi musim dalam bidang produksi dan harga-harga barang agraria.
·
Kebiasaan masyarakat seperti pemberian
hadiah di Tahun Baru, Idul fitri dan Natal serta konsumsi menjelang Tahun Baru
dan hari-hari besar lainnya menimbulkan variasi yang tertentu dalam penjualan
barang-barang konsumsi.
5.
Gerakan/variasi random/residu
(Irregular or random variations), yaitu gerakan/variasi yang
disebabkan oleh faktor kebetulan (chance factor). Gerakan yang berbeda
tapi dalam waktu yang singkat, tidak diikuti dengan pola yang teratur
dan tidak dapat diperkirakan
.
·
Variasi random umumnya disebabkan oleh
peperangan, banjir, gempa bumi, perubahan politik, pemogokan dan sebagainya,
sehingga mempengaruhi kegiatan - kegiatan perdagangan, perindustrian, keuangan
dll.
·
Beda antara variasi random dengan ketiga
variasi sebelumnya terletak pada sistematik fluktuasi itu sendiri.
v Ciri Trend Sekuler
·
Pengertian Trend ialah gerakan dalam deret
berkala yang berjangka panjang, lamban dan berkecenderungan menuju ke satu
arah, arah menaik atau menurun. Umumnya meliputi gerakan yang lamanya 10
tahun atau lebih.
·
Trend digunakan dalam melakukan peramalan (forecasting).
Metode yang biasanya dipakai, antara lain adalah Metode Semi Average dan Metode
Least Square.
Berdasarkan
model klasik, nilai deret berkala atau time series (Y) merupakan gabungan
perkalian dari nilai-nilai komponennya, dan dapat dinyatakan dalam persamaan
berikut :
Y
= T x C x S x I
Jadi suatu data runtut
waktu merupakan hasil kali dari 4 komponen yaitu “trend (T),cyclus
(C), seasonal (S) dan irregular (I).
Ø Trend
Sekuler
Perkembangan suatu
kejadian, gejala atau variabel yang mengikuti “gerakan trend sekuler” dapat
disajikan dalam bentuk :
1.
Persamaan trend, baik
persamaan linear maupun persamaan non linear.
2.
Gambar/grafik yang
dikenal dengan garis/kurva trend, baik garis lurus maupun lengkung.
Ø Trend
Linear
Penentuan persamaan dan
garis “trend linear” dapat dilakukan dengan metode-metode berikut :
1.
Metoda tangan bebas
(freehand method)
2. Metoda setengah rata-rata (semi average method)
3.
Metoda rata-rata bergerak
(moving average method)
4.
Metoda kuadrat terkecil
(least square method)
Metode Semi Average
§ Prosedur
pencarian nilai trend sebagai berikut :
1.
Kelompokkan data menjadi dua kelompok
dengan jumlah tahun dan jumlah deret berkala yang sama.
2.
Hitung semi total tiap kelompok dengan
jalan menjumlahkan nilai deret berkala tiap kelompok.
3.
Carilah rata-rata hitung tiap kelompok
untuk memperoleh setengah rata-rata (semi average).
4.
Untuk menentukan nilai trend linier untuk
tahun-tahun tertentu dapat dirumuskan sebagai berikut:
Y ’ = a0 + bx
Dimana:
Y’ : nilai variabel Y pada suatu waktu
tertentu
a :
perpotongan antara garis trend dengan sumbu tegak (Y)
b : kemiringan (slope) garis trend
x : periode waktu deret berkala
§ Rumus
Metode Semi Average (Rata-rata Semi)
Metode
trend setengah rata-rata menentukan bahwa untuk mengetahui fungsi Y’ = a + bx,
semua data historis dibagi menjadi dua kelompok dengan jumlah anggota
masing-masing sama.
a.
Metode Setengah Rata-rata
dengan data historis dalam jumlah genap.
b.
Metode Setengah Rata-rata
dengan data historis dalam jumlah ganjil.
Persamaan
trend yang diperoleh dengan menggunakan metode ini, selain dapat digunakan
untuk mengetahui kecenderungan nilai suatu variabel dari waktu ke waktu,
juga dapat digunakan untuk meramal nilai suatu variabel tersebut pada suatu
waktu tertentu. Persamaannya adalah sebagai berikut:
a0
= Y1, jika periode dasar berada pada kelompok 1
= Y2, jika periode dasar pada
kelompok 2
Keterangan
:
b
: perubahan nilai variabel setiap
tahun
Y1 : rata-rata kelompok pertama
Y2 : rata-rata kelompok kedua
n
: jumlah data tiap kelompok
Sekian dulu ya , semoga dapat bermanfaat untuk bahan referensi dan pembelajaran kalian 😉😉😉
Sekian dulu ya , semoga dapat bermanfaat untuk bahan referensi dan pembelajaran kalian 😉😉😉
kak, kalo mencari jumlah produksi (Y) gimana caranya?
BalasHapus